Category Archives: 01~Temukan Bakat!

Panduan sikap mental dan cara taktis, menemukan kembali bakat pribadi.

Untuk kembangkan kemahiran lunak, bermainlah seperti pemain papan luncur

Kita tertarik pada kemahiran lunak karena keindahan yang dimilikinya. Bayangkan bintang sepak bola Lionel Messi yang berimprovisasi untuk mencetak sebuah gol yang cemerlang. Orang-orang yang berbakat ini, tampil sangat memukau dan unik. Sebenarnya, mereka adalah hasil dari kerja perangkat lunak otak yang cepat sekali dalam mengenali pola-pola, kemudian menanggapi pola-pola itu dengan cara yang tepat.

Sementara kemahiran keras harus disertai dengan ketepatan yang terukur, kemahiran lunak dikembangkan dengan bermain dan melakukan eksplorasi di dalam lingkungan yang menantang dan selalu berubah. Di tempat-tempat seperti inilah Anda bisa menemukan hambatan yang beragam dan mengatasi hambatan itu berulang-ulang, membentuk jaringan kepekaan yang Anda butuhkan untuk membaca, mengenali, dan bereaksi. Dengan kata lain, untuk mengembangkan kemahiran halus Anda perlu bertindak seperti pemain papan luncur: agresif, penuh rasa ingin tahu, eksperimental, dan selalu mencari cara-cara baru untuk menantang diri memperlebar zona nyaman.

skateboard-street-jump Continue reading

Untuk kembangkan kemahiran keras, bekerjalah seperti tukang kayu yang cermat

Untuk mengembangkan kemahiran keras yang dapat diandalkan, Anda harus menghubungkan kabel yang tepat dalam otak Anda. Dalam hal ini, sebaiknya Anda bersikap hati-hati, tenang, serta membiasakan diri dengan kesalahan. Bekerjalah layaknya tukang kayu yang cermat.

tape-measure-meteran tukang kayu

Contoh yang bagus dari kemahiran keras layaknya pertukangan ini ditemukan dalam metode pelatihan musik Suzuki. Murid-murid Suzuki memulai pelajaran mereka dengan mempergunakan beberapa waktu pelajaran hanya untuk belajar memegang penggesek dan biola dengan lekukan jari serta tekanan yang tepat, cara berdiri yang benar, dan sikap tubuh yang benar. Dengan menggunakan irama serta pengulangan, mereka belajar menggerakkan penggesek (tanpa biola) “naik seperti roket, turun seperti hujan, bolak-balik seperti kereta api”. Setiap hal pokok, betapa pun sederhananya, diperkenalkan sebagai kemahiran yang sangat penting (yang tentu saja, memang demikian), yang diajarkan melalui serangkaian citra yang gamblang, dan dilakukan berulang-ulang sampai dapat dikuasai. Potongan-potongan itu pun terbentuk, lewat pengulangan demi pengulangan yang dilakukan secara seksama.

Continue reading

Keahlian keras atau lunak? Ketahui lebih dulu, sebelum memulai

Langkah pertama untuk mengembangkan kemahiran adalah mengetahui dengan tepat, jenis kemahiran apa yang Anda kembangkan. Setiap kemahiran termasuk ke dalam satu dari dua kategori ini: kemahiran keras dan kemahiran lunak.

persimpangan

Kemahiran keras, berketepatan tinggi. Adalah tindakan yang selalu dilakukan setepat dan sekonsisten mungkin. Inilah kemahiran yang hanya memiliki satu jalur menuju hasil yang ideal. Kemahiran yang bisa Anda bayangkan dilakukan oleh robot yang dapat diandalkan. Kemahiran keras adalah soal ketepatan yang dapat diulangi, dan biasanya dijumpai dalam hal-hal tertentu, khususnya yang bersifat fisik. Misal:

  • Seorang pemain basket yang melakukan lemparan bebas.
  • Seorang pemain sepakbola yang melakukan tendangan bebas atau tendangan pojok.
  • Seorang pemain tenis yang melakukan servis, atau gerak atletik apa pun yang berulang-ulang dan presisi.
  • Seorang anak kecil yang belajar membaca, menerjemahkan bentuk-bentuk goresan berupa huruf ke dalam kata, bunyi, dan makna.

Continue reading

Aktivitas Menemukan Bakat

Untuk menemukan bakat, kita dapat menelusuri dari sebuah aktivitas. Tentunya, selain menggunakan pertanyaan yang mungkin sudah Anda baca, di bagian sebelumnya. Di bawah ini, kiat dasar menemukan dan mengembangkan bakat kita, dengan melakukan kegiatan:

kaca-pembesar-penemu-bakat

1) Buatlah daftar aktivitas kesukaan masa kecil.

Penelitian membuktikan ada banyak manfaat dalam permainan. Oleh karena itu, Anda pun dapat memetik inspirasi dari masa kecil Anda. Sambil mengingat-ingat kembali masa kecil Anda, tuliskan apa saja yang Anda sukai kerjakan waktu itu. Menulis memang banyak manfaatnya. Menulis dalam hal ini, menjadi perekam jejak keberbakatan. Menulis, memampukan Anda untuk menelusuri kisah pribadi.

Sambil menulis, tanyakan kepada diri sendiri, apakah ada hal-hal dari masa kecil yang masih mampu Anda kerjakan sekarang? Adakah pengaruh dari masa kecil Anda itu, atas pilihan pendidikan/karier yang saat ini Anda tempuh?

Continue reading

Berbakat Jadi Hebat

# Keberbakatan

Kita tentu takjub akan penemuan seorang ilmuwan. Terlebih ketika penemuan itu justru bermula dari kekurangan sumberdaya. Dan, begitulah awalnya. Misalnya Warsito, kelahiran Karanganyar, 15 Mei 1967. Tumbuh sebagai anak petani dari lereng Gunung Lawu – Jawa Tengah, bisa jadi sedikit dari kita yang mengenalnya. Namun, di dunia teknik kimia, namanya sangat fenomenal. Warsito adalah guru besar bidang teknik kimia, peneliti sukses dengan reputasi kaliber internasional. Salah satu karya ilmiah Warsito pernah terpilih menjadi salah satu dari tiga Plenary Paper atau makalah terbaik di International Conference Liquid Solid Reactor Engineering di Belanda. Artikel ilmiahnya itu dipresentasikan sebagai Plenary Paper bersama artikel ilmiah seorang profesor terbaik Amerika Serikat dan seorang profesor terbaik Jerman.

Warsito Taruno

Continue reading